Serba becek dan medan berlumpur, seri pamungkas Kejuaraan Internasional Axioo Motokros Championship 2009 di Sirkuit AHRS, Pati, Jawa Tengah, akhirnya berakhir pada Minggu kemarin. Semua pembalap harus berjibaku tak hanya pada alotnya persaingan, tetapi juga trek balap yang betul-betul kejam setelah seharian diguyuri hujan deras.
Pembalap Thailand dari tim Suzuki Evalube Axioo Racing Team, Watana Khanlaya tampil sebagai juara internasional dari total lima seri yang sudah digelar sejak April silam. Pembalap senior Denny Orlando kebagian gelar sebagai juara nasional Kejurnas Axioo Motokros 2009.

Raihan poin Watana bersang ketat dengan Denny Orlando, dengan total poin 38 diikuti Denny yang meraih posisi runner up sekaligus juara nasional Axioo Motokros dengan total poin 33 dan Adi Aprian Nugraha di posisi ketiga dengan total poin 30.
Pembalap berbakat asal Menado, Andre Sondakh di kelas 85 cc, merebut juara umum nasional dengan total poin 50 ditempel Andi S Tebok dengan total poin 44 di posisi kedua dan M. Arjun Wicaksono meraih poin total 30 di posisi ketiga nasional.
Cuaca di Pati memang tak bisa diprediksi. Jelang balapan moto 1, air hujan mulai turun. Namun dalam balapan keras kemarin, tetap saja trek berlumpur menjadi beban tersendiri bagi para pembalap.
Bahkan beberapa pemimpin lomba lebih memilih berhati-hati dan tidak agresif, demi menjaga peluang finis dan aman dari mogok. Tak terkecuali pembalap Australia, Trendspot W dan Orlando akhirnya mengalami gangguan mesin pada balapan kemarin.
Biar begitu, masih merajainya para pembalap motocross asing, harus menjadi bidikan utama semua insan balap tanah air untuk meningkatkan kompetitifnya para pembalap tanah air. Maju terus balap garuk tanah Indonesia!